LOKASI RAWAN LONGSOR AKAN DITALUT

Selasa, 21 Februari 2017 - 14:14:48 WIB

TEMANGGUNG, Berdasarkan pendataan di wilayah Kabupaten Temanggung ada  sembilan titik tebing yang rawan longsor sehingga direncanakan akan dibangun talut supaya tidak mudah longsor. Di tebing-tebing tersebut selama ini acap kali terjadi longsor, seperti yang terjadi tebing  Dusun Lamuk Desa kalimanggis Kaloran akhir pekan kemarin hingga menyebabkan menutup jalan.
     Kasi Penanganan Darurat dan Logistik Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung, Gito Walngadi dikantornya Senin (20/2) mengatakan, pembangunan talut akan dibiayai dengan anggaran kurang lebih Rp 1,3 miliar melalui pos dana rehabilitasi fasilitas umum dan fasilitasi sosial dari sumber APBD 2017. Berdasarkan evaluasi longsor di sembilan titik tersebut, dinilai berskala besar yang terjadi pada Januari hingga awal Februari lalu, dan jika tidak ditalut, tebing atau senderannya bisa mengakibatkan longsor susulan sehingga membahayakan masyarakat
     Dari Januari hingga awal Februari atau kurang lebih sebulan, menurut data BPBD, terdapat 19 kejadian longsor. Kemudian, setelah diverifikasi dan dikaji, yang termasuk berskala besar dan berpotensi terjadi longsor susulan terdapat di sembilan titik tersebut.
     Diutarakan sebanyak 10 titik longsor lainnya termasuk skala kecil dan tidak terjadi di lingkungan dekat pemukiman warga. Misalnya, longsor tanah tebing di hutan atau areal perkebunan, di tebing-tebing di samping jalan desa, dan lain-lain, yang sudah disingkirkan material longsornya oleh warga.Ada pun sembilan titik longsor yang rencananya akan ditalut tersebut adalah, senderan jalan Desa Watukumpul, Kecamatan Kandangan. Kemudian, tebing dekat pemukiman warga di atas Sungai Kuas, Lingkungan Tepungsari, Kelurahan Walitelon Selatan, Kecamatan Temanggung.
     Berikutnya, tebing dekat pemukiman warga di atas Sungai Jambe, Kelurahan Giyanti, Kecamatan Temanggung, senderan atau talut jalan yang dibawahnya ada pemukiman warga di Dusun Janggleng, Desa Tlogowungu, Kecamatan Kaloran, talut tebing di atas pemukiman Dusun Laranga, Desa Tleter, Kecamatan Kaloran.
     Lalu, talut tebing di pemukiman warga Dusun Purwosari II, Desa Purwosari, Kecamatan Kranggan, senderan tebing jalan di atas pemukiman warga di Dusun Krajan, Desa Pagergunung. Serta senderan jalan di Dusun Krajan, Desa Wonokerso, dan di Dusun Krajan, Desa Ngadiroso, ketiganya di Kecamatan Pringsurat.
     “Diungkapkannya, beberapa tebing dan senderan jalan yang longsor tersebut, untuk sementara saat ini diberi pengaman berupa karung yang diisi tanah atau pasir. Sehingga, jika terjadi longsor susulan diharapkan materialnya dapat tertahan oleh karung-karung pengaman tersebut. Kepada warga masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor diminta waspada mengingat saat ini intensitas hujan masih tinggi yang bisa memicu terjadinya longsor. (Hms17/Edy Laks)

 

Sumber http://portal.temanggungkab.go.id/berita/detail/201702/3759/lokasi-rawan-longsor-akan-ditalut.html






Setiap Saat

GET MORE INFO

Serta Merta

GET MORE INFO

Dikecualikan

GET MORE INFO

Berita Terbaru


Informasi Serta Merta




PPID Temanggung

Alur Permohonan Informasi Publik

Silahkan download dan isi formulir permohonan Informasi Publik