Temanggung, InfoPublik – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung mengerahkan Tim Evakuasi menuju titik bencana tanah longsor yang berada di Kecamatan Pringsurat, Jum’at (5/5).

Karena ada 2 titik tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Pringsurat, maka Tim Evakuasi langsung dibagi menjadi 2, dan mereka bergerak bersama, demikian Maulana, yang merupakan anggota Tim Asessment Satgas BPBD Kabupaten Temanggung, mengabarkan .

Lokasi pertama berada di Dusun Gilingan Rt 03 Rw 06, Desa Pingit, Kecamatan Pringsurat. Hujan dengan intensitas tinggi selama kurang lebih 3 jam menyebabkan tebing longsor.

Meskipun tidak ada korban jiwa namun longsor tersebut mengakibatkan 2 rumah warga rusak, yaitu rumah milik Triyanto dan Adim. Kerusakan yang ditimbulkan yaitu jebolnya tembok pada bagian dapur untuk rumah pertama dan pada rumah kedua tembok bagian depan rumah rusak.

Taksiran kerugian belum dapat dipastikan, sementara pemilik rumah mengungsi ke rumah kerabat untuk menghindari longsor susulan.

Lokasi kedua berada di perbatasan Desa Soborjo dan Desa Nglorog Kecamatan Pringsurat dengan faktor yang sama, intensitas hujan yang tinggi selama kurang lebih 3 jam mengakibatkan tebing dengan tinggi 3 meter dan panjang 30 meter, longsor.

Meskipun tidak ada korban jiwa, akan tetapi material longsoran menutupi Jalan raya Pingit-Sumowono, sehingga lalu-lintas jalan menjadi terputus.

Tim BPBD Kabupaten Temanggung dan masyarakat dua dusun melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor yang menutup akses jalan agar lalu-lintas kendaraan dapat kembali lancar.

Maulana yang merupakan Tim Asessment Satgas BPBD Kabupaten Temanggung mengabarkan bahwa Tim akan melaksanakan tinjau lokasi dan berkoordinasi dengan aparat dan warga setempat untuk kemudian akan dilaksanakan kerja bakti guna membersihkan material longsoran. (MC TMG/ceye/Rommel/toeb)